Tiba-tiba, pesonamu menghiasi lembaran hidupku di hari itu.
Mengenalmu, seperti untaian butir-butir mutiara yang hendak dirangkai satu per satu.
Aku mengenalmu dengan perlahan, setingkat demi setingkat, hingga akhirnya aku merasa seolah sedang menata hati untukmu.
Mengagumimu, seperti terpana pada keindahan seberkas sinar mentari yang menembus sela-sela dedaunan.
Begitu indah. Itulah yang aku lihat dari lakumu yang selaras dengan parasmu.
Menyayangimu, seperti air yang sedang mengikuti alurnya, tanpa tau kapan ia akan berhenti menelusuri jejaknya.
Rasaku mengalir menujumu, tanpa pernah berpikir rasa ini akan sirna.
Mencintaimu, seperti kuncup bunga, yang tak seorang pun tau kapan ia mulai mekar.
Aku tak pernah tau jika teryata hatiku memihakmu.
Merindukanmu, seperti mimpi indah yang tak pernah terhapus dari daftar kenangan.
Aku takkan pernah lelah untuk selalu menyimpan rinduku untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar